Syahadat
merupakan rukun Islam pertama sekaligus tanda keislaman seseorang, belum bisa
dikatakan seseorang itu muslim apabila belum mengucapkan syahadat. Lebih dari
itu, syahadat merupakan aqidah yang menjadi pokok keimanan yang mendorong
manusia untuk melaksanakan solat yang menjadi kewajiban umat Islam.
Dua ibadah
ini sering kali terlupakan oleh kita. hal yang sangat mendasar sekali, namun
apabila salah satunya tertinggal, maka keislaman seseorang belum sempurna.
Syahadat adalah pondasi agama dan solat sebagai tiang agama, jika kita
ibaratkan satu bangunan, apabila pondasi dari bangunan tidak kuat maka
bangunannya pasti akan roboh, begitu juga sebaliknya, walaupun pondasi bangunan
sudah kuat, jika tidak ada tiang, bangunan tersebut tidak akan bisa berdiri.
Begitu juga solat, antara syahadat dan Solat merupakan satu kesatuan untuk
membangun keislaman seseorang.
Kandungan
dalam Suroh Al-Kafirun ayat 1 sampai 6 menunjukkan tidak ada toleransi dalam
bidang keimanan dan peribadatan. Sebab turunnya ayat ini adalah karena ada
sekelompok orang-orang kafir yang ingin membujuk nabi Muhammad SAW untuk
memasuki agama mereka dengan imabalan harta, kedudukan dan wanita cantik.
Selanjutnya mereka ingin bertukar sesembahan, untuk membuktikan kebenaran
Islam. Namun tawaran tersebut tetap tidak bisa diterima oleh nabi Muhammad SAW
karena tidak ada toleransi dalam keimanan. Allah memberi jawaban dalam suroh
Al-Kafirun, menunjukkan betapa pentingnya keimanan.
Pentingnya
syahadat dan Solat dalam Kehidupan, menuntut umat Islam agar memperkokoh
keimanannya. Syahadat bukanlah hanya sekedar ucapan, tetapi harus tertanam
dalam hati seseorang, agar terus bersinar dalam kehidupan. Di era tekhnologi
yang semakin maju ini, sebagai umat Islam, kita harus benar-benar waspada
terhadap informasi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai islam.
Kelemahan
iman juga bisa terjadi, dengan banyaknya aliran-aliran keagamaan yang mengatas
namakan Islam. Hal ini akan sangat membingungkan, terutama bagi anak-anak yang
tidak mengenal dasar-dasar Agama Islam. Banyak hal yang menjadi penyebab
kelemahan Iman seseorang. Jika tidak dari sekarang ditanamkan aqidah yang benar
kepada generasi penerus bangsa ini, maka kelak mereka tidak mempunyai
dasar-dasar islam, sehingga mudah saja dipengaruhi oleh orang-orang yang tidak
bertanggung jawab dalam ajaran Islam.
Kemudian
shalat sebagai Ibadah yang wajib bagi setiap muslim sangat menentukan kepada
kualitas ibadah yang lainnya, karena pertanyaan yang paling pertama ditanyakan
kepada kita di hari kiamat adalah shalat.
“sesungguhnya
solat itu mencegah dari perbuatan keji dan Munkar” (Q. S Al-Ankabut: 45).
Jika
pelaksanaan solat kita tidak bisa mencegah perbuatan keji dan munkar, berarti
tujuan shalat sesungguhnya belum tercapai, masih memerlukan kekhusukan yang
lebih dari yang sebelumnya.
Jika kita lihat sejarah Islam, salah satu tujuan Nabi
Muhammad SAW melaksanakan isra’ dan mi’raj adalah untuk menjemput dan
memperingan amalan shalat, karena dalam realitanya umat Islam sangat sulit
untuk melaksanakan shalat. Tidak hanya dalam segi tata cara pelaksanaannya,
bahkan prakteknya cukup sulit dipahami. Kekhawatiran itu terbukti dengan
ringannya umat Islam dalam melaksanakan Shalat seperti ungkapan Imam
Al-Ghazali, bahwa yang paling ringan di dunia ini adalah melaksanakan shalat.
Ibadah
solat merupakan hal yang sangat mendasar dalam ajaran Islam, namun dalam
prakteknya banyak terjadi kesalahan-kesalahan ringan yang kurang kita
perhatikan seperti ruku’ dan sujud yang tidak sempurna, tata cara berniat,
bahkan lupa dalam membaca suroh. Mungkin dalam pelaksanaan solat kita selama
ini masih banyak terjadi kesalahan, sehingga dalam pelaksanaannya tidak khusuk
dan tidak memberi pengaruh positif untuk diri kita seperti fungsi dari pada shalat.
Ajaran tentang keutamaan shalat sangat banyak sekali dalam kajian-kajian Islam,
namun hal yang paling mendasar adalah bagaimana tata cara solat yang baik, agar
dalam pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik.
Syahadat
merupakan pondasi agama dalam membentengi keimanan kita, penting sekali untuk memahaminya,
agar makna syahadat tersebut tidak hanya sekedar ucapan, tetapi harus menjadi
benteng keimanan dalam kehidupan ini. Solat sebagai tiang agama, jadi orang
yang mendirikan solat sama halnya dengan membangun agama. Pada saat kita
melakukan solat berjamaah berarti kita termasuk orang yang mengobarkan
panji-panji agama Islam.
Shalat
bukanlah hanya sekedar kewajiban tetapi menjadi kebutuhan yang sangat mendesak
saat ini, untuk merobah tingkah laku manusia yang sebelumnya buruk menjadi baik.
Apabila kita menganggap Shalat sebagai kebutuhan, maka dalam pelaksanaannya
pun, terasa lebih ringan dan menyenangkan. Dua ibadah ini merupakan hal yang
sangat mendasar dan penting untuk memahaminya secara mendalam, agar dalam
pelaksanaan shalat, benar-benar datang dari dorongan iman yang sesungguhnya.
Komentar
Posting Komentar