Langsung ke konten utama

Memakmurkan Masjid

Kebudayaan Islam yang terbesar di muka bumi ini adalah Mesjid dan rumah yang paling dicintai Allah SWT di muka bumi ini adalah Masjid. Maka sangat wajar sekali, dijadikan Allah SWT bahwa tanda-tanda orang beriman adalah orang mencintai Masjid dan memakmurkan Masjid. Pada masa Rasulullah SAW, Mesjid tidak hanya digunakan sebagai tempat beribadah, lebih dari itu, Mesjid digunakan oleh Rasul sebagai tempat belajar, bermusyawarah, bahkan Rasulullah memanfaatkan Masjid sebagai tempat untuk mengatur strategi perang untuk melawan orang-orang kafir. Firman Allah dalam Al-Qur’an: “ Sesungguhnya yang memakmuran Masjid Allah hanyalah orang-orang beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan tetap melaksanakan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut kepada apapun kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk”. ( Q S At-Taubah/9: 18).

Masjid memiliki banyak nilai historis dalam kehidupan Ummat Islam, terbukti pada masa Nabi Muhammad SAW, ketika ia berhasil mewujudkan kebudayaan Islam di Madinah, yang pertama dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW adalah membangun Masjid sebagai tempat beribadah sekaligus menjalin hubungan yang baik antara kamu muhajirin dan ansor. Dalam perkembangan selanjutnya, Mesjid memiliki pengaruh besar di kota Madinah, Nabi Muhammad SAW yang pertama melakukan gerakan untuk membentuk karakter ummat melalui Mesjid. Pada saat azan berkumandang, seluruh aktifitas ummat di Madinah terhenti, sepanjang kota Madinah, terlebih di sektar Mesjid Nabawi, semua menuju ke Mesjid untuk melaksanakan shalat.

Upaya Nabi Muhammad SAW untuk membangun karakter ummat, menunjukkan bahwa Mesjid memiliki peran terpenting dalam proses belajar mengajar, baik pada sekolah formal maupun non formal. Masjid tidak hanya sebagai alternatif dalam melaksanakan ibadah, namun sesungguhnya memiliki fungsi yang sangat besar sekali dalam pembentukan karakter ummat Islam. lebih tepat lagi sebenarnya, jika Mesjid dijadikan sebagai labolatorium Pendidikan Agama Islam yang lebih jauh manfa’atnya dari pada lab. Biologi, kimia, fisika , bahasa dalan lain sebagainya.

Pentingnya Masjid sebagai pusat peradaban Islam, menuntut seluruh ulama dan guru Agama Islam untuk merancang pemberdayaan Mesjid sebagai pusat peradaban ummat, selain tempat untuk beribadah juga harus memiliki desain bangunan yang memberi pengaruh untuk ummat, sehingga para generasi ummat terus terpaut hatinya ke Mesjid yang berujung kepada keta’atan kepada Allah SWT dan Rasulnya karena kerap sekali melaksanakan ibadah serara kontinu.
       Sejatinya Masjid mampu melahirkan para generasi ummat Islam yang berkarakter, dengan memberdayakan Masjid sebagai wadah utama dalam pembentukan karakter, maka ummat Islam akan selalu terpaut hatinya kepada Mesjid. Terlebih pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, Mesjid harus lebih mempengaruh dalam pembentukan karakter anak. Sekolah Islam dan seluruh program unggulannya, mesti merujuk kepada Mesjid.

Pembentukan Karakter bagi ummat Islam pun mestinya dilakukan di dalam Mesjid,sebab banyak hal yang maudikembangkan dengan fungsi Mesjid atau Mushalla di Masjid seperti belajar baca Al-Qur’an, azan bagi siswa dan memusatkan seluruh efektifitas proses belajar mengajar kepada Masjid. Bahkan ketika azan berkumandang, tidak ada yang melakukan kegiatan di Sekolah seperti kantin Sekolah, pustaka, laboratorium dan lain sebagainya sampai selesai solat berjama’ah. Jika dilihat dari pandangan Islam, Masjid adalah tempat yang sangat dicintai Allah di muka bumi ini, orang yang selalu memakmurkan Masjid merupakan tanda-tanda dari orang yang beriman. Jadi Masjid memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter anak. Keberadaan Mesjid juga bisa menjadi ukuran karakter anak, ketika banyak siswa yang memakmurkan Mesjid, menandakan ada karakter religius yang sangat mudah dikembangkan. Melalui kajian-kajian tentang agama, tentu akan lebih mudah dalam mengarahkannya kepada karakter yang baik.

Menjadikan Masjid sebagai kebudayaan terbesar dalam agama Islam merupakan hal yang sangat terpenting saat ini, agar para generasi ummat Islam semakin menyadari betapa pentingnya Mesjid untuk kemajuan Peradaban Islam, karena yang terjadi sekarang, di beberapa daerah mayoritas muslim, Mesjid terus sepi dan hampir tidak ada penghuninya. Tentu ini akan menjadi kekhawatiran bagi Ummat Islam, karena Mesjid termasuk wadah utama untuk kebangkitan ideologi ummat Islam.

Seperti yang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, Ummat Islam harus terus berupaya untuk mensejahterakan Mesjid. Dengan Menyejahterakan Mesjid, termasuk dari orang-orang yang beriman. Pada saat ummat Islam tidak lagi memberdayakan Mesjid untuk membangun karakter ummat, sama halnya ummat islam sudah jauh dari nilai-nilai budaya Islam yang pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Mesjid sebagai budaya terbesar dalam agama Islam, sejatinya dicintai oleu ummat Islam dan keberadaan Mesjid bagi orang-orang yang beriman akan memberi pengaruh yang sangat besar terhadap dirinya, karena dengan melihat Mesjid akan mengingatkannya kepada Allah SWT.


Terlebih pada zaman yang serba kekinian, lazimnya ummat Islam harus secepatnya kembali kepada dasar dari kebangkitan peradaban Islam. terutama pada lembaga pendidikan Islam sebagai wadah utama dalam proses belajar mengajar, untuk membendung derasnya budaya asing yang tidak bernilai Islam dan yang telah menggerogoti kebangkitan dan kemajuan Ummat Islam, lazimnya generasi ummat Islam harus diberdayakan melalui Mesjid sebagai budaya yang hakiki dalam agama Islam, karena Generasi Ummat Islam yang mencintai Masjid dalam semua aktifitasnya akan selalu berupaya untuk menanamkan nilai-nilai Islam pada semua sisi kehidupannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hijrah Fikriyah

Hijrah fikriyah adalah wujud dari ajaran nabi Muhammad tentang anjuran berhijrah, agar umat islam bisa meninggikan tarap pemikiran yang tinggi yang didasari dengan aqidah yang benar. Pemikiran yang bersumber dari aqidah islam merupakan pemikiran yang hakiki. Sesungguhnya inilah yang disebut dengan hijrah fikriyah, hijrah dalam rangka menuju kecerdasan umat yang kuat dan tangguh . Di era globalisasi yang semakin ini, mungkin kita bisa melihat sendiri, generasi sekarang ini s emakin tergantung kepada internet dan medsos sebagai pencarian informasi. Berbagai info yang didapatkan, memerlukan daya serap tinggi dalam keilmuan seseorang. Disinilah p entingnya hijrah fikriyah, agar dalam memikirkan tentang pandangan hidup secara bebas bisa dipahami dengan benar, termasuk dalam mengelola berita atau pemberi informasi kepada Publik, tidak menggunakan internet atau medsos atau media apapun sebagai media kejahatan. Tentu dengan adanya hijrah fikriyah, maka kemajuan tarap pemikiran manus...

Syahadat dan Shalat

Syahadat merupakan rukun Islam pertama sekaligus tanda keislaman seseorang, belum bisa dikatakan seseorang itu muslim apabila belum mengucapkan syahadat. Lebih dari itu, syahadat merupakan aqidah yang menjadi pokok keimanan yang mendorong manusia untuk melaksanakan solat yang menjadi kewajiban umat Islam. Dua ibadah ini sering kali terlupakan oleh kita. hal yang sangat mendasar sekali, namun apabila salah satunya tertinggal, maka keislaman seseorang belum sempurna. Syahadat adalah pondasi agama dan solat sebagai tiang agama, jika kita ibaratkan satu bangunan, apabila pondasi dari bangunan tidak kuat maka bangunannya pasti akan roboh, begitu juga sebaliknya, walaupun pondasi bangunan sudah kuat, jika tidak ada tiang, bangunan tersebut tidak akan bisa berdiri. Begitu juga solat, antara syahadat dan Solat merupakan satu kesatuan untuk membangun keislaman seseorang. Kandungan dalam Suroh Al-Kafirun ayat 1 sampai 6 menunjukkan tidak ada toleransi dalam bidang keimanan dan peribada...

Mengapa Anak Penting Menuntut Ilmu

Sabat, tentu dengan segala perkembangan ilmu pengetahuan saat ini membutuhkan para intelektual muslim untuk bisa mengimbangi derasnya arus informasi yang sangat sulit untuk di tebak. Disinilah pentingnya sebagai orang tua dan calon orang tua, agar memberikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya menuntut ilmu, sekaligus memberikan pencerahan tentang ilmu yang tidak hanya bermanfa'at di dunia tetapi juga penting menuju akhirat. Islam telah menempatkan level tertinggi kepada orang yang berilmu, sebab dengan ilmulah manusia bisa menggapai apapun yang ia inginkan. Ilmu adalah cahaya yang akan menerangi setiap perjalanan kehidupan, baik kehidupan dunia maupun kehidupan akhirat.  Apalagi kalau kita coba melihat dari sudut pandangan Islam, setiap amal atau ibadah hanya bisa dulakukan dengan ilmu, ketika hendak mengerjakan shalat, seseorang harus mengetahui syarat dan rukun sahnya shalat, karena bila seseorang beribadah tanpa mengetahui ilmunya, maka amal orang tersebut akan ...